Jangan Dulu Ngebet Nikah Kalau Kamu Belum Mempersiapkan Hal Ini

Daftar Isi

Menikah tentu menjadi jalan terbaik disaat kita masih diliputi kesendirian, untuk menyempurnakan separuh agama dan membangun peradaban yang islami.
Namun, di era gempuran para gen-Z yang menikah dengan rata-rata usia yang cukup muda, tampaknya gen-Z yang sudah sepuh makin merasa tersaingi karena masih belum menemukan titik terangnya dalam penantian jodoh.
Daripada nuntut sana sini, mending kita persiapkan hal ini dulu yuk sebelum nikah.
  1. Kesiapan dari segi agama (bukan berarti kamu harus jadi ustadz atau ustadazah dulu, minimal kamu tahu peran seorang suami/istri, bapak/ibu ketika sudah mempunyai anak.)
  2. Kesiapan dari segi kepribadian (aku tahu, setiap orang punya kepribadian yang berbeda, itu maksudku… ketika kamu sudah berkeluarga, kamu harus bisa mengendalikan egomu itu dengan kekasihmu nanti, tapi bukan hanya soal ego… kepribadian ini menuntut semua yang ada dalam pribadimu, sikapmu, tutur katamu, tentu jika ingin membangun fondasi keluarga yang harmoni, kita harus mengusahakan yang pribadi terbaik nantinya)
  3. Kesiapan dari segi ibadah (Banyak yang bilang “aku mah nanti aja berubahnya pas udah nikah, pasti bakal lebih mudah karena dilakuin bareng-bareng”, justru fase setelah nikah itulah yang menjadi implementasi dari sesuatu yang sudah kita pupuk sebelum menikah, sehingga sebelum kita nikah, harus udah dilatih bagaimana hubungan kita dengan Allah, sholatnya di masjid ngga?, tepat waktu ngga?, gimana dengan sunnahnya, yuk kita latih)
  4. Kesiapan dari segi finansial (Gen-Z nih kalau nikah modalnya kadang cuma niat dan restu orang tua, belum punya penghasilan, atau sudah punya penghasilan namun masih belum stabil, itu akan mempengaruhi kedepannya setelah menikah. meskipun rezeki itu Allah yang beri, tapi bukan berarti pasrah tak mengusahakan. Minimal, kamu sudah punya sumber penghasilan, sedikit besarnya tak masalah, yang pentih kamu punya komitmen untuk tanggung jawab.
  5. Kesiapan Sosial & Keluarga (Ingat ya, di budaya kita, nikah itu bukan cuma menyatukan dua kepala, tapi dua keluarga besar. Kamu siap ngga beradaptasi sama kebiasaan mertua atau ipar yang mungkin beda 180 derajat sama keluargamu? Jangan sampai nanti culture shock terus malah jadi drama. Kamu perlu melatih keluwesan bersosialisasi, menekan ego untuk menghormati orang tua pasangan selayaknya orang tuamu sendiri, tapi tetap punya batasan yang sehat).
  6. Kesiapan Fisik & Kesehatan (Sering dilupain nih, mentang-mentang masih muda merasa sehat-sehat aja. Padahal cek kesehatan pranikah itu penting banget buat tahu kondisi genetik atau reproduksi kita demi keturunan yang baik nantinya. Selain itu, jaga stamina dari sekarang. Mengurus rumah tangga, mencari nafkah, apalagi nanti kalau sudah punya baby, itu butuh fisik yang prima. Jangan sampai pas udah nikah malah sakit-sakitan karena pola hidup berantakan pas masih bujang).
  7. Kesiapan Ilmu (Modal cinta doang? Big No. Cinta itu bahan bakar, tapi ilmulah setirnya. Banyak anak muda yang nyepelein ini, padahal nikah itu ibadah terpanjang, masa iya ngga ada ilmunya? Mulai dari ilmu fiqih nikah, biar tahu mana hak dan kewajiban, ilmu parenting, biar ngga salah asuh anak, sampai ilmu komunikasi suami-istri. Jangan males baca buku atau ikut kajian pranikah, biar nanti ngga kaget pas realita rumah tangga ngga seindah drama Korea).
  8. Kesiapan Mental & Emosional (Ini krusial banget. Jangan sampai kamu menjadikan pernikahan sebagai "tempat pelarian" atau "obat" atas masalah hidupmu yang belum selesai. Kamu harus 'selesai' dulu dengan dirimu sendiri. Kalau kamu masih bawa-bawa trauma masa lalu, sifat kekanak-kanakan, atau mood yang gampang meledak tanpa sebab, kasihan pasanganmu nanti yang jadi pelampiasan. Nikah itu isinya bukan cuma sayang-sayangan, tapi juga seni mengelola konflik dengan kepala dingin).

Untukmu yang masih dalam tahap penantian, semoga Allah pertemukan dengan seseorang yang mampu menjadi penghangat dalam naungan keluarga, menjadi pengingat untuk selalu taat, dan penuntun disaat tersesat. 

Admin Baik Media
Admin Baik Media Baik Media - Media informasi kebaikan seputar dunia islam, pendidikan, sains, politik dunia, sosial, dan teknologi yang dikemas dengan visual menarik serta narasi yang dapat dipahami

Posting Komentar